Sake masak Dan Mirin Dalam Masakan Jepang

source image: common.wikimedia.org

Hallo sahabat Bagus Boga, Sebelumnya saya sudah menjelaskan tentang “Dashi Kombu” dan bagaimana cara mengolah nya. Oh iya, apakah kalian pernah mengenal bahan ini? Masih dalam lingkungan bahan penyedap makanan di Jepang. Pasti di antara kalian ada yang belum mengetahui Mirin dan Sake masak dan bagaimana cara mengolahnya. Oke saya akan menjelaskan nya sekarang. Selamat membaca.

Di negara Jepang, kita dapat jumpai beberapa macam minuman keras seperti Sake, Umeshu, Shochu dan masih banyak jenis lainya. Jadi apa hubungan mirin (penyedap makanan) dan Cooking sake dengan minuman keras?

Mirin

Mirin adalah bumbu dapur untuk mengolah masakan Jepang berupa cairan berwarna kuning dan memiliki kadar alkohol. Untuk rasa nya, mirin memiliki rasa yang manis karena mengandung gula sebanyak 40% hingga 50%, dan alkohol sekitar 14%.

Kandungan alkohol yang terdapat pada mirin untuk menghilangkan mau amis pada daging terutama daging ikan dan mengurangi resiko daging yang rusak akibat di masak. Sedangkan rasa manis yang terdapat pada mirin bertujuan untuk memberikan rasa manis dan aroma yang nikmat pada makanan yang menggunakan bahan ini.

Sake Masak (Cooking Sake)

Pada umumnya, sake terbuat dari beras putuh yang di kukus dan ditambahkan dengan koji dan air. Kemudian didiamkan sekitar 3 minggu untuk menghilangkan rasa pahit dan asamnya setelah terfermentasi. Jadi apa perbedaaanya dengan sake minuman dan sake masak? Jadi, yang membedakaan nya adalah cooking sake tidak dihilangkan rasa pahit dan asamnya untuk menambahkan rasa pada masakan jepang. Selain itu, cooking sake tidak bisa diminum layaknya sake minuman pada umumnya. Cooking sake digunakan untuk menghilangkan rasa amis pada ikan dan daging.

Jadi sekian penjelasan dari saya tentang sake masak dan mirin pada masakan Jepang dan mengetahui kegunaanya. Untuk informasi produk lainya, anda dapat melihat dan membeli produk kami di sini. Terimakasih.